Lancar Luncur Bangun di Sumatera Selatan dengan #PerdaJakon

Tak dapat dipungkiri, saat ini, pembangunan semakin masif dilakukan di Sumatera Selatan. Pembangunan ini sebagai salah satu wujud dari visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yaitu Sumsel Maju untuk Semua. Kemajuan ini dijewantahkan sebagai pembangunan daerah yang terus menerus dilakukan. Pembangunan akses jalan, pembangunan bangunan-bangunan vital, hingga fasilitas-fasilitas yang menunjang kemajuan Provinsi Sumatera Selatan agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Tentunya, pembangunan tersebut tidak bisa sembarangan. Membangun tak serta merta harus langsung dilakukan. Terdapat banyak pertimbangan hingga pengkajian yang terus menerus ditelaah agar pembangunan yang terjadi dapat bersifat efektif dan efisien demi masyarakat Sumatera Selatan. Nah, salah satu yang dilakukan adalah dengan jasa konstruksi.

Jasa konstruksi adalah suatu kegiatan memnbangun sarana dan prasarana yang pada pengerjaannya meliputi banyak hal seperti pembangunan gedung, instalasi mekalik, instalasi elektrikal, hingga pembangunan prasarana sipil. Jasa konstruksi ini merupakan sektor yang amat strategis guna mewujudkan pembangunan nasional yang berkualitas. Oleh sebab itulah penyelenggaraan jasa konstruksi ini sama sekali tidak boleh main-main. Penyelenggaraannya harus tertip untuk menjamin kesetaraan kedudukan antara pengguna jasa dan penyedia jasa yang dalam hal ini meliputi jasa konsultasi dan/atau pekerjaan konstruksi.

 

PerdaJakon untuk Sumsel yang Lebih Maju

Di Sumatera Selatan itu sendiri, baru-baru ini DPRD Provinsi Sumatera Selatan mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Selatan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi. Peraturan daerah ini dibuat untuk mengakomodir penyelenggaraan jasa konstruksi yang ada di Sumatera Selatan.

Pada Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Selatan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi diatur asas-asas Jasa Konstruksi yaitu:

  1. Kejujuran dan Keadilan
  2. Manfaat
  3. Kesetaraan
  4. Keserasian
  5. Keseimbangan
  6. Profesionalitas
  7. Kemandirian
  8. Keterbukaan
  9. Kemitraan
  10. Keamanan dan keselamatan
  11. Kebebasan
  12. Pembangunan berkelanjutan
  13. Wawasan lingkungan

Asas-asas ini dibuat tidak secara sembarangan sebab asas inilah yang menjadi dasar pembangunan jasa konstruksi yang ada di Sumatera Selatan. Ketiga belas poin ini menjadi tujuan memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha yang kokoh, andal, berdaya saing tinggi, dan hasil yang berkualitas.

Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Selatan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi ini mengatur banyak sekali peraturan yang berkaitan langsung dengan Jasa Konstruksi yang ada di Sumatera Selatan. Peraturan tersebut meliputi Pelatihan dan Alih Teknologi Tenaga Ahli, penyelenggaraan Layanan Sistem Infirmasi Pembina Jasa konstruksi (SIPJAKI), Klasifikasi Usaha Jasa Konstruksi, Sumber Daya, Sertifikasi Badan Usaha, Layanan Usaha Umum dan Spesialis, Layanan Usaha Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi, Pemberdayaan Pelaku Usaha Lokal, Kontrak Kerja, Sistem Penyelenggaraan Konstruksi, Sistem Pembayaran dan Perhitungan, Sistem Manajemen dan Keselamatan, Pengawasan, bahkan Sengketa dan Pembinaan.

Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Selatan Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi ini, kepastian hukum dan penyelenggaraan Jasa Konstruksi menjadi lebih jelas sebab poin-poinnya telah dijelaskan secara lebih details dan merinci. Dengan begitu, tidak ada lagi ruang bagi kesalahan penyelenggaraan jasa konstruksi dan apabila PerdaJakon yang disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan pada Mei lalu ini dilaksanakan dengan baik, maka pembangunan Provinsi Sumatera Selatan dijamin akan menjadi pembangunan yang berguna bagi masyarakat luas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *