BHP Institute Menempa Profesional Advokat

Menurut kamus Oxford  Lawyer /ˈlɔːjə(r)/  is a person who is trained and qualified to advise people about the law and to represent them in court, and to write legal documents.

Walaupun banyak istilah yang digunakan di dunia seperti  lawyer,attorney, solicitor, barrister, dan advocate yang  merujuk pada penegak hukum atau pembela hukum. Di Indonesia kita menggunakan istilah advokad berdasarkan UU no. 18 tahun 2003 tentang profesi advokat, walaupun di masyarakat umum istilah pengacara lebih populer.

 Berdasarkan arti dari kamus oxford tadi, lawyer adalah seseorang yang dilatih dan memiliki kemampuan untuk memberikan pendapat/nasihat tentang hukum dan beracara di pengadilan, dan menulis dokumen hukum.

Lebih kurang itulah arti yang saya terjemahkan tentang pengacara/advokat. Ternyata menjadi seorang advokadt itu gak hanya lulus jurusan hukum saja tetapi kita harus memiliki kemampuan dan dilatih untuk menjadi seorang advokat profesional.

Foto pembukaan PKPA, dan saya keliatan agak pendek karena yang di belakang takut gak keliatan

Saat ini, di Indonesia sebelum kita menjadi seorang advokat kita harus mengikuti PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat), jadi ini seperti kursus singkat yang diisi materi-materi yang dibutuhkan menjadi seorang advokat profesional.

Penyelenggara PKPA ini pun cukup beragam dari berbagai organisasi advokad di Indonesia, salah satunya adalah Peradi (Perhimpunan Advokad Indonesia).

BHP Institute dan PerguruanTinggi Satyakirti Palembang bekerja sama menyelenggarakan PKPA di BHP Institute Palembang.

Suasana kelas BHP Institute

Di BHP Institute ini sudah memasuki angkatan ke-9.  Berbagai macam materi diberikan oleh tenaga profesional yang ahli di bidang masing-masing. Saya menikmati belajar PKPA di BHP Institute ini, ruang belajar yang nyaman, teman-teman baru dan juga belajar langsung dengan ahlinya membuat saya semakin bersemangat untuk mendalami profesi sebagai penasehat hukum dan advokad.

Oiya, untuk menjadi seorang advokat kita harus menyelesaiakan PKPA lalu tes baru diangkat sumpah. tetapi, usia kalian harus cukup 25 tahun dahulu kemudian baru bisa di sumpah menjadi seorang advokat, dan yang tak kalah penting satu lagi kalian harus magang di kantor hukum untuk memperdalam pengalaman dan ketrampilan kalian untuk menjadi seorang advokat dan penasehat hukum.

Salah satu tutor sedang memaparkan materi

Kemudian, untuk materi dan apa saja yang sudah saya pelajari akan saya tulis untuk diri saya agar terus ingat dan untuk kalian yang membutuhkan refrensi bacaan seputar hukum dan masyarakat.

Oiya, peserta PKPA ini tidak hanya yang baru lulus, tetapi banyak juga yang sudah bekerja di kantor pemerintah dan perusahaan. Walaupun kalian belum tertarik menjadi advokad, sertifikat PKPA ini berlaku seumur hidup dan bisa menjadi pendukung CV kalian menjadi lebih memiliki nilai.

Untuk informasi lebih lanjut kalian bisa langsung hubungi Ibu Lusi.